|
No
|
Nama Dosen
|
Jumlah
Penulisan
|
Nama
Materi Tulisan
|
|
1
|
Dr. Setia
Wirawan, SKom, MMSI
|
0
|
|
|
2
|
Dr. Ana
Kurniawati, ST, MMSI
|
0
|
|
|
3
|
Diah Elia
Hikmah, SSi, MMSi
|
0
|
|
|
4
|
Dina
Agusten, ST., MMSI
|
0
|
|
|
5
|
Novia
Fatimah, MT
|
0
|
|
|
6
|
Nova
Anggrainie
|
0
|
|
|
7
|
Ratri
Purwaningtyas
|
0
|
|
|
8
|
Heru
Purnomo
|
0
|
|
|
9
|
Maria T A
Dewi
|
0
|
|
|
10
|
Desti
Riminarsih
|
0
|
|
|
11
|
Ira Diana
Sholihati
|
0
|
|
|
12
|
Fajar
Dwindy Putrawan
|
0
|
|
|
13
|
Mara
Nugraha
|
0
|
|
|
14
|
Rini
Arianty
|
0
|
|
|
15
|
Maulana
Mujahiddin
|
0
|
|
|
16
|
Nuke
Farida
|
0
|
|
|
17
|
Budi
Setiawan
|
1
|
Detecting Pupil and Iris
under Uncontrolled Illumination using Fixed-Hough Circle Transform
|
|
18
|
Farida
|
0
|
|
|
19
|
Eka Miranda
|
0
|
|
|
20
|
Widya
Silfianti
|
1
|
E-Government Implementation in Indonesia: Financial Transparency on the
Web
|
|
21
|
Silvia
Harlena
|
1
|
Effect of Social Media on Website Popularity: Differences between
Public and Private Universities in Indonesia
|
|
22
|
Taufik
Hidayat
|
0
|
|
|
23
|
Wawan
Wuryantoro
|
0
|
|
|
24
|
Yulia
Chalri
|
0
|
|
|
25
|
Dhian
Sweethania
|
0
|
|
|
Total
Penulisan
|
3
|
Collage,
Tugas,
UG
0
komentar
Mengecek Daftar Penulisan Dosen Universitas Gunadarma pada Search Engine Citeseer
Collage,
Tugas,
UG
0
komentar
Program Bahasa C
- · Kegunaan dari "#include<>"sebagai library dan ini sangat wajib di perlukan di koding , koding tidak akan berjalan tanpa "#include<>" dan di atas saya mengunakan "#include<stdio.h>" berarti saya mengambil kosa kata dari stdio.h , contoh kosa kata yang termasuk dalam "stdio.h" adalah "printf" dan banyak lain nya .
- · Printf , untuk mengeluarkan output. Scanf untuk menginput data baik berupa bilangan, karakter, ataupun kalimat secara terformat.
- · Pertama-tama kita masukkan nama produk, kemudian perintah untuk memasukkan harga dan jumlah beli. %d digunakan untuk menampilkan nilai decimal integer.
- · Lalu perintah untuk mencetak nama toko dan kota. Kemudian perintah untuk memasukkan nama produk, harga, dan jumlah beli. %s digunakan untuk menampilkan nilai string. \n untuk ganti baris baru (new line).
- · Untuk menghitung jumlah harga, dengan cara jml_harga = jumlah*harga.
- · Kemudian mencetak total pembelian dari hasil proses dalam menghitung jumlah harga.
- · Mulai pengecekan kondisi jika total beli >= 200000 maka akan mendapatkan potongan sebesar 100000, lalu mencetak besarnya potongan dan jum_bayarnya dihitung menjadi tot_beli – potongan, dan mencetak hasil tunainya. Dan untuk menghitung kembalian dengan tunai – jum_bayar, lalu mencetak besar kembaliannya.
Tugas,
UG
0
komentar
Tugas Matematika Informatika
JAWAB:
Jumlah dari dua fungsi numerik adalah sebuah fungsi numerik yang harganya pada n tertentu sama dengan jumlah harga-harga dari kedua fungsi numerik pada n. Jika Yn = 8n dan Zn = 2 dan Xn = Yn + Zn maka Xn = 8n + 2
JAWAB :
Hasil kali dari dua fungsi numerik adalah sebuah fungsi numerik yang harganya pada n tertentu sama dengan hasil kali harga-harga dari kedua fungsi numerik pada n.Jika Yn = 4n dan Zn = 6 dan Xn = Yn . Zn maka Xn = 6(4n)
JAWAB :
Misalkan An adalah sebuah fungsi numerik dan i adalah sebuah integer positif. Kita gunakan S-iA untuk menyatakan fungsi numerik yang nilainya sama dengan A n+i pada n ≥ 0.
Dengan rumus : S-iA = A n+i
Jika Xn = 6n dan Yn = S-2 maka Yn = 6n+2
4.Jika An = 3n dan Bn = ΔA untuk n ≥ 0,maka....
JAWAB :
ΔA adalah beda maju dari An. Beda maju (forward difference) dari sebuah fungsi numerik An adalah sebuah fungsi numerik yang dinyatakan dengan ΔA , dimana harga ΔA pada n sama dengan harga An+1 - An sehingga jika An = 3n dan Bn = ΔA maka Bn = 3n+1 – 3n
A.en = 7 n+1, n ≥ 0
B.en = 7 n+1-7n, n ≥ 0
C. en = 7 n, n ≥ 0
D.en = 7 n-1 + 7n, n ≥ 0
E.en = 7 n – 7n, n ≥ 0
JAWAB :
ΔA adalah beda maju dari bn. Beda maju (forward difference) dari sebuah fungsi numerik bn adalah sebuah fungsi numerik yang dinyatakan dengan ΔA , dimana harga ΔA pada n sama dengan harga An+1 - An sehingga jika bn = 7n dan en = ΔA maka en = 7n, n ≥ 0
JAWAB :
Hasil kali dari dua fungsi numerik adalah sebuah fungsi numerik yang harganya pada n tertentu sama dengan hasil kali harga-harga dari kedua fungsi numerik pada n.Jika Yn = 2n dan Zn = 4 dan Xn = Yn . Zn maka Xn = 4(2n)
Collage,
Tugas,
UG
0
komentar
Program Cobol
File Sequental adalah salah satu organisasi file yang memungkinkan pengakssan record di file secara berurutan. Urutan data record yang direkam di file sama dengan urutan sewaktu data itu direkam. Urutan tidak berubah walaupun data baru ditambahkan. Data baru yang direkam akan menempati urutan record selanjutnya setelah record terakhir yang telah ada. Berikut adalah gambaran mengenai algoritma untuk update data secara sequential dalam sebuah program cobol.
Dengan penjelasan seperti diatas, maka jika saya gambarkan algoritma untuk update data secara sequential sebuah toko dengan flowchart akan tampak seperti ini.
1. Proses penulisan algoritma dalam flowchart dimulai.
2. Pertama yang saya lakukan adalah menginput data awal. Disini saya menggunakan variabel dibawah ini sebagai contoh.
NAMA : variable yang saya gunakan untuk nama barang
HARGA : variable yang saya gunakan untuk harga barang
QUANTITY : variable yang saya gunakan untuk jumlah barang
3. Read ini digunakan untuk membaca record dari file01, read ini sendiri digunakan untuk menampung data. Sebagai contoh disini saya menggunakan variabel dibawah ini untuk menampung data inputan.
NMBRG : variable yang saya gunakan untuk menampung data/ menyimpan data dari nama barang
HRG : variable yang saya gunakan untuk menampung data/ menyimpan data dari harga barang
QTY : variable yang saya gunakan untuk menampung data/ menyimpan data dari jumlah barang
4. Menyeleksi record, jika isinya sama dengan /* maka proses akan berakhir.
5. Pada proses ini saya gunakan untuk memindahkan record dari file01 didalam variable NMBRG, HRG, QTY ke variable penampung untuk file02. Contoh variablenya:
NMBRGS : variable untuk nama
HRGS : variable untuk npm
QTYS : variable untuk kelas
6. Digunakan untuk memindahkan data di variable penampung ke dalam file02
7. Digunakan untuk menyeleksi isi dari nilai variable NMBRG, jika isi NMBRG tidak sama dengan ‘PENSIL' maka proses akan kembali ke langkah 3 untuk membaca record selanjutnya.
8. Digunakan untuk memindahkan data yang akan disisipkan ke variable penampung untuk file02. Data yang akan disisipkan ini tersimpan didalam variable NMBRGS,HRGS, QTYS.
9. Digunakan untuk memindahkan data didalam variable penampung ke dalam file file02.
10. kembali ke langkah 3 untuk membaca data berikutnya.
11. Proses dihentikan.
Collage,
Tugas,
UG
0
komentar
Pembentukan Lebih Lanjut
- Kata-kata yang diawali oleh konsonan hambatan tak bersuara /p/, /t/, /k/, dan geseran apiko-alveolar /s/ jika mendapat awalan meng- atau peng- fonem tersebut hilang atau luluh, contoh pukul menjadi memukul dan pemukul, tolong menjadi menolong dan penolong. Tono memukul adiknya sampai menangis.
- Kata serapan yang diawali dengan konsonan hambatan bilabial tak bersuara /p/, jika mendapat awalan meng- dan peng-, atau peng-an seperti contoh : paket menjadi memaket dan pemaketan, potret menjadi memotret dan pemotretan. Andi memotret pemandangan pegunungan dengan sangat indah.
- Kata serapan yang diawali dengan konsonan hambatan apiko dental tak bersuara /t/, jika mendapat awalan meng- dan peng-an seperti contoh telpon menjadi menelpon dan penelponan, teror menjadi meneror dan peneroran. Sandy menelpon ayahnya yang sedang sakit.
- Konsonan geseran labio-dental tak bersuara /f/ dulu disesuaikan dengan system fonologi bahasa Indonesia menjadi /p/. Yang sudah disesuaikan menjadi /p/ mengalami penghilangan atau luluh, sedang apabila tetap /f/ mendapat sengauan yang homorgan, yaitu /m/. contoh pikir menjadi memikirkan dan pemikiran. Alam memikirkan tugas-tugasnya yang sudah menumpuk.
- Konsonan hambatan dorso-velar tak bersuara /k/ yang mengalami kata-kata katrol, kontak, konsep, dan keker luluh apabila mendapat awalan meng- atau konfiks peng-an.
- Kata-kata serapan yang diawali dengan fonem geseran apiko-dental tak bersuara /s/ ada yang mengalami peluluhan ada yang tidak. Contohnya adalah sample, seior, sekrup, dan setop.
- Kata dasar serapan yang diawali oleh gugus konsonan /pr/ seperti protes, program, produksi, dan praktik jika mendapat awalan meng-/p/ tidak luluh, tetapi apabila mendapat konfiks peng-an /p/nya menjadi luluh.
- Kata serapan yang diawali dengan gugus konsonan /tr/, /st/, /sk/, /sp/, /pl/, /kl/, konsonan yang awalnya tidak pernah mengalami peleburan, baik dalam pembentukan dengan awalan meng-, peng-, maupun konfiks peng-an, contohnya mentraktir, pentraktir, menstabilkan, penstabil, penstabilan, menskalakan, penskala, penskalaan. Andi mentraktir teman-temannya di cafe stroberry.

