Selasa, 11 Oktober 2016 - , , , 1 komentar

Bukalapak.com

Bukalapak.com adalah sarana jual/beli online di Indonesia yang paling nyaman & aman. Didirikan pada tahun 2010 oleh anak-anak muda Indonesia yang ingin membantu mengembangkan UMKM di Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kini Bukalapak.com memiliki lebih dari 100 ribu penjual dan 700 ribu barang.

Bukalapak.com sangat mengedepankan pelayanan kepada penjual dan pembeli. Untuk itulah, sejak tahun 2012 Bukalapak.com dilengkapi dengan Payment System yang menjamin pembeli & pejual 100% bebas risiko penipuan online. Kami percaya bahwa melalui Bukalapak.com UKM di Indonesia dapat berkembang.

Bukalapak merupakan salah satu pasar daring (online marketplace) terkemuka di Indonesia (biasa dikenal juga dengan jaringantoko daring ) yang dimiliki dan dijalankan oleh PT. Bukalapak. Seperti halnya situs layanan jual - beli daring (online) dengan model bisnis consumer-to-consumer (C2C), Bukalapak menyediakan sarana penjualan dari konsumen-ke-konsumen di mana pun. Siapa pun bisa membuka toko daring untuk kemudian melayani calon pembeli dari seluruh Indonesia baik satuan ataupun dalam jumlah banyak. Pengguna perorangan ataupun perusahaan dapat membeli dan menjual produk, baik baru maupun bekas, seperti sepeda, ponsel, perlengkapan bayi, gawai (gadget), aksesori gawai, komputer, sabak (tablet), perlengkapan rumah tangga, busana, elektronik, dan lain-lain.

Sejarah
Bukalapak didirikan oleh Achmad Zaky pada awal tahun 2010 sebagai divisi agensi digital bernama Suitmedia yang berbasis di Jakarta. Namun, Bukalapak baru berstatus sebagai sebuah Perseroan Terbatas (PT) pada September 2011 dan dikelola oleh manajemen yang dipimpin oleh Achmad Zaky sebagai CEO (Chief Executive Office) dan Nugroho Herucahyono sebagai CTO (Chief Technology Officer).
Setelah berdiri kurang lebih setahun, Bukalapak mendapat penambahan modal dari Batavia Incubator (perusahaan gabungan dari Rebright Partners yang dipimpin oleh Takeshi Ebihara, Japanese Incubator dan Corfina Group). Di tahun 2012, Bukalapak menerima tambahan investasi dari GREE Ventures yang dipimpin oleh Kuan Hsu.
Pada bulan Maret 2014, Bukalapak mengumumkan investasi oleh Aucfan, IREP, 500 Startups, dan GREE Ventures. Tidak berselang lama dari pemberitaan tersebut, di tanggal 18 Maret 2014 Bukalapak pun meluncurkan aplikasi seluler untuk Android. Aplikasi yang dikenal dengan mobile Bukalapak tersebut diciptakan khusus untuk para penjual untuk mempermudah penjual dalam mengakses lapak dagangannya dan melakukan transaksinya melalui smartphone. Sejak pertama kali diluncurkan sampai dengan 3 Juli 2014, applikasi tersebut telah didownload oleh lebih dari 87 ribu user Bukalapak.
Walaupun baru berdiri kurang lebih 3 tahun, Bukalapak memiliki reputasi yang baik dalam hal customer service dan websitenya yang mudah untuk di akses. Bukalapak pun seiring dengan berjalannya waktu, semakin berkembang dengan inovasi terbarunya untuk mempermudah para pengguna Bukalapak untuk transaksinya.
Pada 25 Juni 2014 Bukalapak menambahkan fitur Quick Buy, yaitu di mana pembeli tidak perlu melakukan registrasi akun terlebih dahulu ketika akan membeli barang. Ketika muncul halaman, cukup isi data pembelian dan pembeli memilih tab Beli Tanpa Akun. Tahapan ini, pembeli cukup memasukkan email yang selalu aktif dan detail alamat pengiriman barang. E-mail aktif tersebut nantinya digunakan untuk mengirim tagihan pembayaran dan sebagai kontak untuk menghubungi pembeli jika terjadi kesalahan saat transaksi. Oleh karena itu untuk email diharapkan tidak salah dalam penulisannya, karena nantinya akan berpengaruh kepada verifikasi transaksi anda.
Bukalapak memiliki program untuk memfasilitasi para UKM yang ada di Indonesia untuk melakukan transaksi jual beli secara online. Hal ini dikarenakan transaksi melalui online dapat mempermudah UKM dalam menjual produk-produk yang mereka miliki tanpa harus memiliki toko offline. Untuk yang telah memiliki toko offline, Bukalapak mengharapkan dengan adanya situs tersebut dapat membantu meningkatkan penjualan toko offline tersebut.
Dari laporan keuangan EMTEK tahun 2015 (pemilik 49% saham Bukalapak), diketahui bahwa Bukalapak telah mendapatkan dana investasi dari EMTEK total hingga Rp 439 miliar. Namun sepanjang tahun 2015 Bukalapak tercatat masih merugi hingga Rp 229 miliar rupiah, dengan pemasukan Rp 6,4 miliar.
Jenis Produk
Kategori ini sejenis kategori yang diolah menjadi kategori yang satu menjadi kategori yang lain jenis produk yang ada di Bukalapak meliputi: Handphone, Sepeda, Tablet, Aksesori Gadget, Komputer, Laptop, Printer/Scanner, Media Penyimpanan Data, Fashion Wanita, Fashion Pria, Aksesori Fashion, Peralatan Elektronik, Audio & Video, Perlengkapan Rumah Tangga, Perlengkapan Bayi, Sampai dengan Buku ataupun Alat Musik dan lain-lain.
Sistem Pembayaran BukaDompet
Sistem pembayaran transaksi yang dimiliki Bukalapak adalah jaminan keamanan transaksi jual beli dalam sistem pembayaran yang dikenal juga dengan BukaDompet. Berbeda dengan situs yang berkembang pada tahun 2000-an yang umumnya berupa iklan dan memperbolehkan penjual dan pembeli untuk berkomunikasi secara langsung lewat telepon, namun di Bukalapak, penjual dan pembeli tidak diperkenankan untuk berkomunikasi secara langsung karena berpotensi terjadinya penipuan.
Dalam hal ini Bukalapak akan menjadi pihak ketiga yang menengahi transaksi antara penjual dan pembeli.
Proses Sistem Pembayaran Transaksi
Ketika calon pembeli ingin membeli sebuah barang dari penjual di Bukalapak, maka pembeli harus melakukan transfer pembayaran ke Bukalapak terlebih dahulu. Jika transfer telah berhasil, Bukalapak akan memberi tahu penjual bahwa pembayaran sudah diterima oleh Bukalapak dan penjual bisa melakukan pengiriman barang yang sudah dipesan pembeli melalui pesan sms. Ketika barang tiba di pembeli, pembeli melakukan konfirmasi penerimaan barang kepada Bukalapak, dan Bukalapak akan melakukan transfer uang pembelian kepada penjual. Dengan program jaminan ini, bila pembeli tidak menerima barang sampai batas waktu tertentu, dana pembeli akan dikembalikan 100%.
Pengguna
Bukalapak awal mulanya terkenal dari para penghobi sepeda. Hadir secara bersamaan dengan trend sepeda lipat dan fixed gear yang berlangsung dari kota besar seperti Jakarta, Bogor, Bandung yang kemudian menyebar ke berbagai kota lainnya di Indonesia. Kedekatan dengan komunitas sepeda tidak bisa dimungkiri karena Bukalapak besar karena adanya komunitas sepeda yang waktu itu tahun 2011 sedang meledak.
Menurut pernyataan Zaky yang dirilis startupbisnis kedekatan dengan dunia sepeda ini terjadi tanpa disengaja. Bukalapak juga dianggap oleh komunitas sepeda khususnya para pedagang sepeda yang menghancurkan harga pasar. Banyak toko sepeda yang memprotes keberadaan Bukalapak karena menawarkan harga terlalu miring, inilah salah satu yang memicu pertumbuhan pengguna di bukalapak.com.
Dalam satu hari, Bukalapak dikunjungi lebih dari 2 juta kunjungan. Hingga saat ini, Bukalapak memiliki 7 juta yang dijual oleh para pengguna (per Desember 2015) dan berada pada posisi 11 situs besar di Indonesia berdasarkan Alexa.

4 Strategi Bukalapak untuk Menjadi E-commerce Terbesar di Indonesia yang saya ambil dari sebuah website

Hadir di mana-mana
Untuk meraih lebih banyak penjual maupun pembeli di situs mereka, Muhamad Fajrin Rasyid (Fajrin), Co-Founder sekaligus CFO dari Bukalapak mengatakan kalau Bukalapak harus hadir sesering mungkin di hadapan masyarakat. Itulah mengapa mereka kemudian rajin memasang iklan, baik di media sosial maupun di televisi.
Demi meraih perhatian masyarakat Indonesia, Bukalapak pun membuat iklan dengan cara yang unik, seperti meniru gaya pesulap Deddy Corbuzier, atau menganalogikan pengguna mereka sebagai seorang pahlawan. Di kanal YouTube mereka, Bukalapak bahkan membuat serial pendek dengan judul Kasih Tak Santai.
Fokus pada perangkat mobile
Melihat perkembangan perangkat mobile dalam beberapa tahun terakhir, Bukalapak pun meyakini kalau mobile merupakan salah satu platform yang penting. “Kami pun akhirnya mulai mencurahkan perhatian yang lebih untuk mengembangkan aplikasi mobile sejak tahun 2015,” ujar Fajrin.
Aplikasi mobile Bukalapak pun disukai oleh banyak pengguna. Fajrin membuktikannya dengan menunjukkan data kalau rating aplikasi Bukalapak adalah yang tertinggi di Google Play dan Apple App Store untuk kategori e-commerce Indonesia. Saat ini, sekitar 61,9 persen transaksi di Bukalapak terjadi lewat perangkat mobile.
Analisis kebiasaan pelanggan
Ketika disinggung tentang statistik uninstall aplikasi mobile, Fajrin mengatakan kalau Bukalapak punya strategi tersendiri untuk mengatasi hal tersebut. “Kami selalu menganalisis setiap kebiasaan pengguna, demi bisa mengetahui apa yang menyebabkan mereka melakukanuninstall,” jelas Fajrin.
Menurutnya, saat ini Bukalapak punya tim tersendiri untuk melakukan analisis tersebut. “Kami mencoba membandingkan hasil analisis tim kami dengan yang dibuat oleh pihak ketiga, dan dalam beberapa hal apa yang dibuat tim kami ternyata terbukti benar,” ujar Fajrin.
Yang tidak kalah penting, lanjur Fajrin, sebuah e-commerce harus memberi perhatian lebih kepada pelanggan-pelanggan setia mereka. Salah satunya dengan mengirimkan notifikasi kepada mereka terkait sebuah diskon. Fajrin menjelaskan bahwa yang dimaksud pelanggan setia adalah orang-orang yang menemukan Bukalapak secara organik lewat mesin pencari.
“Mereka adalah orang yang benar-benar ingin membeli sesuatu, lalu mencarinya di Google, hingga kemudian menemukan Bukalapak,” ujar Fajrin.
Offline gathering
Demi menarik lebih banyak pengguna, Bukalapak juga mengadakan acara gathering secara rutin di berbagai kota di Indonesia. Acara tersebut biasanya dihadiri oleh para penjual di Bukalapak, yang saling berbagi informasi dan strategi seputar jual beli online.
“Hal ini menjadi sangat penting karena saat ini 70 persen transaksi yang terjadi di Bukalapak berasal dari luar Jakarta,” jelas Fajrin.
Dalam berbagai kesempatan, Bukalapak juga hadir di berbagai pusat perbelanjaan dan universitas untuk mengedukasi masyarakat akan kemudahan berbelanja dan berjualan secaraonline.

https://id.wikipedia.org/wiki/Bukalapak


- , , , 0 komentar

Jika Saya Berbisnis di Bidang Informatika Saya Ingin Menjadi "E-Commerce"

E-Commerce atau bisa disebut Perdagangan elektronik atau e-dagang adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Beberapa Perusahaan terkenal pengembang E-Commerce antara lain : Bukalapak.com, eBay, Amazon.com, Bhineka.com,Lazada, Zalora, dll.

E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.

Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:

1.     Menyediakan harga kompetitif
2.     Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah
3.     Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan                jelas.
4.     Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran                      istimewa, dan diskon.
5.     Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
6.     Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari           pelanggan, dan lain-lain.
7.     Mempermudah kegiatan perdagangan

Saya sangat tertarik untuk menjadi seseorang yang sukses dalam bidang E-Commerce. Apabila saya mempunyai kesempatan untuk menjadi seorang yang sukses dalam bidang E-Commerce saya ingin membuat web E-Commerce seperti  Bukalapak.com yang menjadi pedoman sukses saya di kehidupan mendatang nanti.

Berikut terdapat beberapa artikel yang saya kutip dari website mengenai cara agar sebuah Web E-Commerce dapat menjadi sukses menurut Todd Alexander yang  menulis buku mengenai  web bagi pemilik bisnis di Australia yang berjudul Get Your Business Online Now.
1.      URL Harus Nama Bisnis Anda
Di mana pun nama bisnis Anda muncul, alamat website Anda sebaiknya juga muncul tepat di sampingnya. Oleh sebab itu, buatlah URL yang sama dengan nama bisnis Anda dan hindari kesalahan dalam ejaan,  penggunaan simbol dan angka. Pelanggan harus dapat langsung mengingat URL Anda karena itu adalah lalu lintas termurah yang pernah Anda terima.
2.    Gunakan Situs Pihak Ketiga Untuk Mengembangkan Basis              Pelanggan
Marketplaces seperti eBay dan situs kesepakatan kelompok seperti Spreetsare adalah cara yang cepat untuk meningkatkan eksposur website Anda serta produk atau jasa. Seringkali situs-situs pihak ketiga memungkinkan Anda menjaga brand dan memberikan akses ke jutaan pembeli potensial dengan harga yang jauh lebih sedikit daripada biaya iklan besar. Percobaan dengan berbagai pilihan dapat mengukur pengembalian terbaik atas investasi Anda.
3.      Daftar Inventarisasi Lengkap
Tidak ada gunanya membawa pelanggan ke website e-commerce hanya untuk mengecewakan mereka dengan pengalaman yang kurang menyenangkan dibanding toko fisik. Pelanggan yang sudah akrab dengan produk Anda hanya ingin menemukan barang-barang yang lengkap di situs web Anda. Jika Anda hanya menawarkan beberapa pilihan mungkin akan mengganggu pelanggan setia dan menciptakan kesan kurang ideal bagi pelanggan potensial.
4.      Meningkatkan Peringkat Pencarian
Anda tidak perlu menjadi ahli dalam optimalisasi mesin pencari untuk meningkatkan peringkat di situs-situs seperti Google. Ada lima elemen penting untuk mendapatkannya, kebanyakan dari mereka dapat dilakukan dengan mudah dan gratis. Jangan mengandalkan pencarian alami sebagai satu-satunya cara untuk mengarahkan pelanggan ke situs Anda  tapi jadikan sebagai salah satu komponen dari strategi pemasaran dan branding yang komprehensif.
5.      Jadilah yang Kompetitif  Dalam Nilai
Jika Anda seorang bisnis online, menjadi kompetitif pada harga adalah suatu keharusan. Namun, Anda tidak harus menjadi yang termurah untuk menjadi sukses. Pikirkan cara-cara lain yang membuat Anda dapat bersaing secara keseluruhan pada nilai  dan pengalaman. Seperti menawarkan gratis ongkos kirim, pengembalian gratis, kemasan premium, nilai tambah hadiah dan keunggulan web e-commerce serta pengalaman pasca-penjualan.
6.      Logistik, logistik, logistik
Anda mungkin bisa memiliki website terbaik di dunia serta menakjubkan dengan produk termurah. Tapi itu tidak akan berarti apa-apa jika Anda tidak memiliki penyesuaian dan orang yang ahli dalam solusi logistik di tempat untuk mendapatkan produk yang tepat dengan tepat waktu . Rencana pertumbuhan masa depan, jangan biarkan bisnis Anda sukses dengan memaksa sistem menjadi turun.
7.      Perlakukan Staf Customer Service Anda Seperti Dewa
Mereka adalah anggota yang sering dibayar terendah pada tim Anda, tetapi mereka tidak seharusnya diperlakukan seperti itu. Setiap hari, tim customer service Andalah yang berbicara secara langsung kepada orang-orang yang memutuskan apakah akan membeli dari Anda, membeli lagi dari Anda dan mempromosikan Anda ke teman-teman mereka atau tidak. Beri insentif kepadamereka ketika melakukan hal yang luar biasa dan sediakan pelatihan terbaik, sehingga pelanggan Anda merasa seperti dewa juga.




https://blog.jejualan.com/kenali-7-langkah-krusial-agar-web-e-commerce-sukses/