Jumat, 31 Januari 2014 - , , , , 0 komentar

Pemuda dan Sosialisasi (Pengalaman Berorganisasi)

         Pemuda tidak luput dengan sosialisasi. Pemuda tanpa bersosialisasi akan menjadi pemuda yang buta arah akan masa depannya, dan cenderung menjadi orang yang tertutup. Banyak cara yang dapat dilakukan pemuda untuk bersosialisasi, seperti mengikuti suatu organisasi, menolong sesama, gotong royong, berinteraksi dengan sesama dan masih banyak lagi. Beberapa cara yang saya lakukan dalam berinteraksi adalah mengikuti beberapa organisasi yang di antaranya :
1.     Remaja Ceria Jakarta Pusat
Remaja Ceria adalah ajang pemilihan Duta Remaja yang di buat oleh pemerintah untuk mengembangkan minat dan bakat para remaja. Remaja Ceria terdiri atas 5 bagian, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan, dan saya mengikuti bagian Jakarta Pusat.
            Hal-hal yang saya lakukan saat saya pertama mengikuti Remaja Ceria adalah audisi. Tahap audisi ini diikuti oleh kurang lebih 200 pemuda. Lalu disaring menjadi 60 besar, dan saya lolos. Keesokan harinya audisi menjadi 30 besar dan 30 besar itu akan menjadi Finalis Remaja Ceria Jakarta Pusat yang akan di karantina selama kurang lebih satu bulan untuk mengikuti pelatihan-pelatihan untuk malam final dan mengikuti event-event.
            Saya lolos dan menjadi Finalais. Saat latihan para pelatih mendidik para finalis dengan tegas agar mendapatkan hasil yang maksimal. Pada minggu pertama kita berlatih catwalk, saya kita catwalk hanya berjalan biasa, namun saat dicoba saya mengalami banyak kesalahan dan harus mengulang beberapa kali, namun saya tidak patah semangat untuk terus mengikuti pelatihan. Setelah berlatih catwalk kita berlatih dance. Koreografernya pun melatih kita dengan tegas. Push-up, sit-up pun dilakukan bagi yang melakukan kesalahan pada latihan, namun itu semua menjadikan kita agar tidak mengulang kesalahan yang sama. Pada minggu ke dua. Kita berlatih public speaking dan Q n A. Pada pelatihan public speaking, kita diajarkan bagaimana berbicara di depan public dengan baik dan benar, bagaimana cara berpresentasi suatu artikel atau makalah yang baik dan benar, dan masih banyak lagi. Q n A adalah Question and Answer, itu adalah pelatihan untuk malam final dimana saat kita diberi pertanyaan dari para juri, kita harus menjawab dengan singkat, padat, dan berisi serta baik dan benar. Minggu ke tiga dan ke empat kita melakukan beberapa event dan games outdoor, seperti mengikuti seminar-seminar, menjual kartu poling untuk pemenang favorit di bunderan HI, dan masih banyak lagi. Saat mengikuti seminar seperti seminar anti narkoba, kita di ajarkan untuk menjadi seorang pemuda yang anti akan narkoba, dan di akhir acara kita mendapat sertifikat menjadi Duta anti narkoba. Saat menjual poling di bunderan HI, kita di haruskan untuk menjual dan mensosialisasikan tentang Remaja Ceria di depan public saat car free day. Lalu ada juga photo shoot yang mengajarkan kita untuk menjadi model saat di foto, Presentasi beberapa artikel, pemilihan the best catwalk dan the best photogenic, beauty class, dan masih banyak lagi.
            Selama 1 minggu terakhir kita meriview dan mengulang pelatihan-pelatihan untuk malam final agar menjadi matang dan sempurna. Minggu terakhir merupakan minggu terlelah dari minggu yang lainnya. Kita latihan setiap hari(libur di hari tertentu) di GOR Senen dari jam 4 sore sampai jam 10 atau bisa sampai jam 12 malam jika memang benar-benar harus. Tidak sedikit yang mengundurkan diri karena tidak kuat, kebanyakan dari para wanita, namun saya harus bertahan untuk menjadi yang terbaik.
            Saat malam final yang dilakukan di GOR Cempaka Putih, saya berhasil menjadi Favorite Remaja Ceria Jakarta Pusat, dari 30 finalis terdapat 16 pemenang atau 8 pasang. Para pemenang nantinya akan mengikuti pelatihan lagi untuk Remaja Ceria DKI Jakarta. Latihan Remaja Ceria DKI Jakarta dilakukan hampir sama seperti saat di Jakarta Pusat, namun latihannya berpindah-pindah di GOR masing-masing wilayah selama kurang lebih 1 bulan. Namun saat malam final saya tidak berhasil menjadi pemenang.
2.     OSIS/MPK
Saya mengikuti organisasi ini saat SMA yang merupakan organisasi teratas di sekolah. Yang saya lakukan saat di organisasi ini adalah bagaimana saya mengatur jadwal sekolah saya dengan kepentingan organisasi, menjalankan dan mengatur sebuah event, seperti Pensi, lomba dan sebagainya, dan masih banyak lagi.
Pada saat kelas satu sampai kelas dua saya menjabat sebagai Wakil II Ketua MPK dan kelas dua sampai kelas tiga saya menjabat sebagai Bendahara MPK. 
Yang paling saya ingat adalah saat penerimaan siswa/i baru setiap tahunnya, kita dipercaya untuk mengatur jalannya OSPEK/MOS di sekolah. Dan beberapa acara pelantikan yang dilakukan di luar sekolah.
Mengikuti organisasi ini, kita juga dituntut untuk menjadi contoh yang baik bagi adik kelas di sekolah, seperti berperilaku yang baik, berwibawa, saling menolong, dan merangkul atau menjadi wadah bagi organisasi yang lain. Karena bagi saya menjadi suatu kebanggaan untuk memakai Almamater berwarna biru yang bertuliskan OSIS/MPK.
3.     Paskibra
Organisasi ini juga saya ikuti saat saya SMA. Yang saya lakukan adalah saya di ajarkan untuk menjadi seorang pemimpin yang baik, Baris berbaris, dan latihan untuk upacara bendera. Saya juga mendapat banyak teman baru.

Ada beberapa tahap yang harus dilakukan untuk menjadi anggota yaitu dengan mengikut pelantikan-pelantikan yang sudah ada dari awal paskibra SMA saya dibuat. 

0 komentar:

Posting Komentar